Dalam dunia interior modern, SPC Floor semakin populer sebagai solusi lantai yang kuat, tahan air, dan praktis. Banyak orang mulai membandingkan SPC Flooring dengan lantai vinyl biasa sebelum menentukan pilihan. Pertanyaannya, apakah benar lantai SPC lebih unggul? Atau hanya sekadar tren?
Artikel ini akan membahas secara objektif dan informatif mengenai perbandingan SPC Floor vs vinyl, termasuk keunggulan teknis, daya tahan, sistem pemasangan, hingga rekomendasi produk terbaik untuk kebutuhan hunian maupun proyek komersial.
Apa Itu SPC Floor?
SPC Floor (Stone Plastic Composite) adalah jenis lantai modern yang memiliki inti kaku (rigid core) berbahan campuran bubuk batu kapur dan resin PVC. Struktur ini membuat lantai SPC jauh lebih stabil dan kuat dibandingkan vinyl konvensional.
Struktur umum SPC Flooring terdiri dari:
- UV Coating (lapisan pelindung)
- Wear layer (lapisan anti gores)
- Decorative layer (motif kayu/batu)
- SPC rigid core (inti kaku berbahan batu kapur)
- Underlayer (opsional IXPE foam)
Karena struktur rigid core inilah, lantai SPC tahan air, lebih stabil terhadap perubahan suhu, dan tidak mudah melengkung.

SPC Floor vs Vinyl Biasa: Apa Perbedaannya?
1. Struktur Material & Kekuatan
Perbedaan paling mendasar antara SPC floor vs vinyl terletak pada inti materialnya.
- Vinyl biasa memiliki inti fleksibel (flexible PVC).
- SPC Flooring memiliki inti kaku berbasis batu kapur.
Dampaknya?
✔ SPC lebih kokoh dan tidak mudah penyok
✔ Lebih tahan terhadap beban berat (lemari, kitchen set, sofa besar)
✔ Tidak mudah bergelombang akibat perubahan suhu
Untuk kontraktor dan interior designer, stabilitas ini sangat penting terutama pada proyek apartemen, kantor, atau area komersial.
2. Lantai SPC Tahan Air 100%
Salah satu keunggulan utama lantai SPC tahan air adalah kemampuannya menghadapi kelembaban.
SPC Floor:
- 100% waterproof
- Cocok untuk area dapur
- Aman untuk area dekat kamar mandi
- Tidak mengembang saat terkena air
Sebaliknya, vinyl biasa memang tahan air di permukaan, tetapi lebih rentan terhadap perubahan bentuk jika kelembapan tinggi terjadi dalam jangka panjang.
3. Sistem Instalasi
Mayoritas produk SPC Flooring menggunakan sistem klik (click system) atau floating floor.
Keunggulannya:
- Tidak perlu lem
- Instalasi lebih cepat
- Lebih rapi dan presisi
- Bisa dibongkar pasang
Sistem ini sangat membantu kontraktor karena:
- Menghemat waktu pengerjaan
- Mengurangi risiko kesalahan pemasangan
- Minim residu bahan kimia dari lem
Vinyl biasa sering kali masih menggunakan metode lem (glue down), yang membutuhkan permukaan benar-benar rata dan proses lebih lama.

4. Ketahanan Terhadap Beban & Benturan
Untuk proyek interior modern, daya tahan menjadi faktor utama.
SPC Floor memiliki rigid core yang:
- Lebih tahan benturan
- Tidak mudah meninggalkan bekas furniture
- Stabil untuk penggunaan jangka panjang
Ini menjadikan lantai SPC lebih ideal untuk:
- Area high traffic
- Kantor
- Showroom
- Ruang keluarga aktif
5. Stabilitas Dimensi & Perubahan Suhu
SPC Flooring memiliki tingkat ekspansi dan kontraksi yang sangat rendah dibanding vinyl biasa.
Artinya:
- Tidak mudah melengkung
- Tidak cepat mengerut
- Cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia
Bagi interior designer, ini berarti hasil akhir proyek lebih konsisten dan minim komplain setelah serah terima.
Kapan Sebaiknya Memilih SPC Floor?
Kamu sebaiknya memilih SPC Floor jika:
- Menginginkan lantai tahan air sepenuhnya
- Membutuhkan daya tahan tinggi
- Menginginkan sistem pemasangan cepat
- Mengutamakan stabilitas jangka panjang
- Mengerjakan proyek dengan standar profesional
Jika hanya untuk kebutuhan sementara atau area dengan beban ringan, vinyl biasa mungkin masih cukup. Namun untuk investasi jangka panjang, SPC Flooring memberikan value yang lebih tinggi.
Rekomendasi Produk: AICA SPC Floor
Jika Kamu sedang mempertimbangkan menggunakan lantai SPC untuk hunian atau proyek profesional, salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan adalah AICA SPC Floor.
Keunggulan AICA SPC Floor:
- Total ketebalan ideal 6 mm
- Dilengkapi 1.5 mm IXPE foam untuk kenyamanan & peredam suara
- 100% tahan air
- Klik sistem presisi
- Lebih tebal dan kokoh dibanding banyak produk sejenis
- Mudah dibersihkan & low maintenance
Produk ini dirancang untuk kebutuhan pasar profesional seperti kontraktor dan interior designer, namun tetap cocok untuk pemilik rumah yang menginginkan kualitas premium.
Dengan kombinasi kekuatan, stabilitas, dan kemudahan instalasi, AICA SPC Floor menjadi solusi lantai modern yang praktis dan tahan lama.

Apakah SPC Floor Lebih Mahal?
Secara harga, SPC Flooring memang bisa sedikit lebih tinggi dibanding vinyl biasa. Namun jika dihitung dari sisi:
- Umur pakai lebih panjang
- Minim perawatan
- Minim risiko kerusakan
- Instalasi lebih cepat
Maka secara jangka panjang, SPC Floor justru lebih ekonomis.
Dalam proyek interior profesional, memilih material yang tahan lama akan mengurangi biaya perbaikan dan komplain di kemudian hari.
Kesimpulan: SPC Floor Adalah Investasi Lantai yang Lebih Cerdas
Melihat dari sisi struktur, ketahanan air, sistem pemasangan, dan stabilitas jangka panjang, jelas bahwa SPC Floor lebih unggul dibanding lantai vinyl biasa.
Bagi pemilik rumah yang menginginkan lantai kuat dan stylish, maupun kontraktor yang membutuhkan material andal untuk proyek profesional, lantai SPC adalah pilihan yang lebih aman dan modern.
Jika Kamu ingin menggunakan produk berkualitas dengan performa optimal, pertimbangkan AICA SPC Floor sebagai solusi lantai SPC premium untuk hunian maupun proyek komersial Kamu.

